Latest Entries »

Ada hari kala kamu bangun pagi…
keadaan tidak seperti yang kamu harapkan terjadi…

itulah saat kamu harus beritahu diri sendiri, bahwa keadaan akan membaik
ada saat ketika orang mengecewakanmu…
dan membuatmu sedih…

itulah saat ketika kamu harus mengingatkan diri sendiri…
untuk percaya pada penilaian dan pendapatmu sendiri..
untuk tetap fokus pada keyakinan akan diri sendiri…

akan ada tantangan dan perubahan yang harus kamu hadapi dalam hidup…
bagaimana menerimanya, itu terserah kamu..
tetaplah jaga dirimu pada arah yang tepat untuk mencapai tujuanmu…
memang tidak mudah, tapi masa-masa sulit itu… akan menyadarkanmu akan jati dirimu yang sesungguhnya…

jadi, bila hari-harimu dipenuhi dengan frustasi… dan tanggung jawab yang membebani..
ingatlah untuk tetap yakin pada diri sendiri dan segala yang kamu inginkan dalam hidupmu…
karena semua tantangan dan perubahan itu akan membantumu…
menemukan tujuan yang kamu tahu memang diperuntukkan bagimu…
yakinlah pada dirimu…

ah, sebenarnya ini adalah sebuah petikan dari video di YouTube yang dikirim salah seorang teman di dunia maya, tapi begitu pas…dan saya suka sekali…

semoga yang baca bisa suka…

22 Pertanyaan Vs 1 Persoalan..

KISAH PEMUDA ARAB YANG BELAJAR DI AMERIKA

Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula ia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.
Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.Di saat itu, si pendeta agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. ” Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahawa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun, pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan agamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.Pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada Anda 22 pertanyaan dan Anda harus menjawabnya dengan tepat…”
Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silakan!”

1. Satu yang tiada duanya
- Allah SWT
2. Dua yang tiada tiganya
- Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).

3. Tiga yang tiada empatnya
- Kesilapan yang dilakukan oleh Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

4. Empat yang tiada limanya
- Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

5. Lima yang tiada enamnya
- Solat lima waktu.

6. Enam yang tiada tujuhnya
-Jumlah hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.

7. Tujuh yang tiada delapannya
- Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).

8. Delapan yang tiada sembilannya
- Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, “Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).

9. Sembilan yang tiada sepuluhnya
- Mukjizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin taufan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.***

10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh
- Kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat ganda.” (Al-An’am: 160).

11. Sebelas yang tiada dua belasnya
- Jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

12. Dua belas yang tiada tiga belasnya
- Mukjizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, “Pukullah batu itu dengan tongkatmu. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).

13. Tiga belas yang tiada empat belasnya
-Jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

14. Sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai roh!
- Waktu Subuh. Allah SWT berfirman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing” (At-Takwir: 18).

15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
- Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
- Saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf didekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaan terhadap kamu semua.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yusuf:98)

17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
- Suara Keledai. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).

18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
- Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.

19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
- Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).

20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
- Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentera bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashhabul Kahfi (penghuni gua).

21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
- Tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT? “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).

22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?
- Maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu persoalan sahaja.
Permintaan ini disetujui oleh pendeta. Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?” mendengar persoalan itu lidah pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak.
Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu persoalan namun anda tidak mampu menjawabnya!”
Pendeta tersebut berkata, “Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.” Pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah…”
Lantas pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

** Kisah nyata ini diambil dari Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah melalui internet, www.gesah.net

2+2=3…??? Friends Forever…

I didn’t know much of love
But it came too soon
And there was me and you
And then we got real blue
Stay at home talking on the telephone
We’d get so excited, we’d get so scared
Laughing at ourselves thinking life’s not fair
And this is how it feels

As we go on, we remember
All the times we had together
And as our lives change come whatever
We will still be friends Forever

Will we think about tomorrow like we think about now?
Can we survive it out there?
Can we make it somehow?
I guess I thought that this would never end
And suddenly it’s like we’re women and men
Will the past be a shadow that will follow us ’round?
Will these memories fade when I leave this town
I keep, I keep thinking that it’s not goodbye
Keep on thinking it’s a time to fly

popularized by: Vitamin C

“….hoping we’re always close to…”

Reblogged from Mrs. Cho Naaran Lee:

Aku tahu siiih, sekalinya nge-post di WP, aku maruknya minta ampun! hahaha, tapi post-an kali ini bener-bener bikin aku nangis. Aku dapetnya dari message FB, aku punya sourcenya. Baca deh (T0T) :

Boys in City Season 3 “Maybe this is the last memories for us that can see Hangeng and 13elieve. How abut future? 12? 11? Or 10? Not knowing..”

Read more… 1.151 more words

selama ini yg saya cari...

Reblogged from Yeppopo 한국 POP 좋아요:

Click to visit the original post

Duo project Cube Entertainmen, Troble Maker telah merilis tracklist untuk album debut mereka!

Trouble Maker diisi dari  HyunA  4minute and B2ST Hyunseung (yang dalam unit ini menjadi JS). Duo ini telah merilis sebuah teaser melalui Youtube pada 25 November, yang juga menunjukkan tracklist untuk album pertama mereka.

Full album akan dirilis pada 1 Desember. Berikut teaser dan tracklistnya:

Read more… 17 more words

hey...maaf... hanya mencoba meREBLOG... makasih...

To Autumn …

Image

Untuk kesenyapan yang senantiasa kau hidangkan

: aku belajar menyesap ketenangan

Untuk setiap luruh yang kau semaikan

: aku belajar menikmati pupus harapan

Untuk setiap derai yang kau suguhkan

: aku belajar  menghirup tebaran galau

Untuk setiap warna yang kau buat ranggas

: aku belajar menyulam kemelut yang menemaram

Untuk setiap ruang yang kau bingkau tanpa sekat

: aku belajar menguapkan gumpalan-gumpalan sesak

Untuk setiap kisah yang kau tanggalkan

: aku belajar menata hati yang kau retakkan

Untuk setiap luka yang kau timbun di kedalaman

: aku belajar menyimpan butiran-butiran airmata di balik senyuman

 

Musim Kering

Terima kasih untuk setiap nada yang kau limpahkan pada musim kesunyian

Karena aku bisa menikmatinya tanpa alunan simfoni

: hingga jiwaku kan melebur bersama daun-daun kering yang kau renggut dari titik ragaku

@Sam_Autumn

♣ WeLcome To mY WebBlog  ♣

sAm

Halaman ini adalah tempat dimana “si bodoh” ini berkeluh-kesah dan menuliskan apa yang disuka dan dirasa, tempat dimana “si bodoh” ini merasa memiliki dunia yang lebih menerima dirinya.

This slideshow requires JavaScript.

“…jika kau takut dengan dunia yang kau lihat, maka pejamkanlah matamu…dan nikmatilah dunia yang kau rasa…”

 

 

 

Menyimpan Rindu

Image

http://www.dreamstime.com/dear-mom-i-love-you-thumb2273360.jpg

Mungkin ini sudah agak telat untuk menuliskannya, tapi perasaan ini tetap sama seperti saat akan meninggalkan rumah—bahkan lebih mengharu-biru.

“Besok kalau sudah sampai telepon ke sini, Ibu suka galau kalau kau sudah pergi…” kata ibu waktu itu.

Saya pikir, hanya anak muda yang suka galau karena kasmaran atau apalah yang berbau cinta. Ternyata saya salah (memang spekulasi selalu tak cukup kuat untuk dijadikan acuan), ibu pun merasakan hal serupa.

Kalimat ibu memang cukup singkat, tapi cukup menyentuh hati dan perasaan terdalam saya. Bahkan kalimat singkat itu tak sesingkat bekas yang tertoreh dengan rasa yang saya simpan hingga detik ini.

Ibu adalah cinta yang tak bermuara. Kasih sayangnya tak terukur masa.

http://28.media.tumblr.com/tumblr_lkumb5oLSD1qb13xjo1_500.jpg

I Love You, Mom...

Saat ini, ingin sekali saya memeluk ibu…

♥ ♥ ♥ ™

Kisah Suatu Sore

Image

 

Suatu sore yang cerah. Bahkan mengikatku untuk tak beranjak kemana.

Tapi keadaan punya rencana lain. Saya harus menggiling sisa gabah karena sudah tak punya cadangan beras.

Sesampainya, saya menunggu gabahku selesai digiling. Selama itu pula, aku mengobrol singkat dengan salah seorang yang juga sedang menunggu gabahnya digiling.

“Kamu dari mana…?”

Saya jawab singkat

“Oh, anaknya Pak…(___)…”
aku mengangguk singkat.

“Kalau sama Kak Fauzi-mu tahu?”

Aku menggeleng.

“Mungkin kamu belum lahir.” Lanjutnya. “Fauzi lari ke jawa lantaran dulu ada konflik. CAROK. Dia itu sepupumu.” Saya tidak mengerti. Dia sepupu saya apa sepupu bapak? “Di Jawa dia menjadi ketua gangster di Banyuwangi, bahkan ganster daerah Jember pun takluk sama dia. Polisi pun tak mampu, bahkan kalau ada apa-apa, Polisi tak segan minta bantuan sama Fauzi.”

Saya cukup terkesima mendengarnya. “Adiknya Fauzi bekerja di sebuah Bank, Cuma Fauzi sendiri yang begitu, tapi tiap bulan  juga dibayar sama komplotan gangster-nya.” Aku semakin takjub mendengarnya. Sebegitunya dia dia jadi gangster. “Tapi kabarnya, sekarang Fauzi dipercaya untuk mengurusi Bank-Bank di bawah naungan Pesantren Sidogiri se Jawa Timur.”

Wah, apa karena saking terkenalnya si Fauzi ini hingga Kiyai pun dengan senang hati ‘merekrutnya’? bukan tanpa alasan kalau dibilang, koleganya banyak, jadi dengan adanya si Fauzi ini urusannya bisa cukup lancar selama perjalanan untuk mengecek perbankan itu se jawa timur. “kalau dia pulang ke sini, pulang ke rumah yang dulu di sana . Tapi sudah dijual, Fauzi Cuma bentar juga. Mungkin karena dia juga sudah punya rumah mewah di Jawa, mobilnya pun juga mewah.”

Obrolan pun terhenti lantaran gilingan gabah itu selesai. Kami sibuk masing-masing. Lalu, beberapa saat kemudian kami pulang.

Selama perjalanan, saya tak henti-hentinya memikirkan si Fauzi itu. Kalau dia memang masih ada saudara dengan ‘keluarga’ saya, paling tidak saya tahu segelintir, paling tidak dia pernah datang ke rumah. Nyatanya, selama ini SAYA TIDAK TAHU SAMA SEKALI! Baik sama rupa atau pun kisahnya!

Lucu kan kalau tiba-tiba ada orang bercerita tentang orang lain yang ternyata ‘bagian’ dari keluarga kita?

Sampai di rumah, saya pun langsung bertanya sama Bapak. “Bapak, tadi saya ketemu sama Paman..(___)…yang tahu sama Fauzi—yang sekarang tinggal di Jawa, katanya sepupu..”

Bapak hanya menjawab singkat, bahkan terkesan cuek. “mungkin kenal saja.” Ada sedikit perubahan di wajahnya. “kok lama? Sepi apa antri?” bapak malah mengalihkan topik pembicaraan.

“Mesinnya macet,” saya pun tak berani melanjutkan.

Saya semakin dibuat penasaran dengan identitas saya. Kok bisa saya punya cukup banyak saudara, tapi jauh keberadaannya. Bahkan kisahnya pun saya tak tahu. Rupa pun juga tak pernah bertemu.

Apa memang saya ini bukan anak ‘Bapak’ hingga beliau juga enggan membahas si Fauzi itu? Atau memang Bapak sama si Fauzi itu juga terlibat konflik? Tapi kenapa Paman yang ketemu sama saya tadi bilang kalau Fauzi itu ‘KAKAKMU’, bisa jadi sepupu saya…

Dunia memang sempit, tapi buat saya rumit karena sempitnya itu…

Kisah Pada Suatu Sore

Image

Langit Temaram

"..do you know what you mean to me? like the sky needs the stars.."

 

 

lama aku tak tanyakan kabar..
tentang langit yang tak lagi biru….

langit akan selamanya biru, selama matahari tetap setia mendampingi…

tapi gumpalan mendung selalu datang tanpa bisa diduga…

tapi masih ada senyum bintang dalam keremangan itu...

kerling itu mengobati kerinduan…

benar..tapi kini bintang seringkali bersembunyi.

jadi sebenarnya bukan langit yang tak lagi biru, tapi bintang yang berhenti tersenyum untuk langit…

karena awan sering menjadi tudung bintang di remang malam…

lalu, penggalan-penggalan baris dari langit menghilang seketika..entah kemana ia terbawa…

pucuk gerimis

puuk gerimis

pucuk gerimis

satu persatu senyum itu datang
memelukku hangat

Ramah Haji yang masih bermukim di Jeddah, Mas Affan yang masih memerah keringat di tanah Riyadh, Heri yang senang ingin mengajakku jalan-jalan, Nurul dan teman-teman yang meluap gembira dan merecoki pertemuan, Beno yang seringkali meledek, Imam yang sering nakal, Bapak-Ibu yang hanya mengucurkan tangis, sepupu-sepupu dan sanak famili lain yang merakit senyum menyambut keberadaanku.

“lama tak jumpa, jadi kangen…”
sebentuk kalimat yang hampir ditanyakan semua. aku hanya mengumbar senyum dan menyimpan kata-kata.
aku sebenarnya sama; menyimpan rindu yang tak hingga.

keinginanku untuk menemui kebanyakan orang sungguh tak bisa dipaksakan. hanya karena alasan yang biasa: jarak & waktu.

lain waktu, aku melihat bapak terbaring lemah; tak mampu ulurkan kata, tak ada tenaga.
hingga mimpiku berkeringat. basahi tiap jengkal tubuh.
lalu, sumber air di mataku merembes…melerah bersama jiwa yang sakit. nurani yang tersiksa.
meski beberapa hari kemudian aku baru dapat kabar, semua baik-baik saja–karena sudah melewati fase kritis dan genting itu.

lain waktu, para sesepuh yang telah wafat menjumpaiku: sebatas menyapa dengan senyum tulus dan penuh rindu. ya, dari kecil aku tak tahu sebentuk rupa pun dari kakek atau nenek serta saudara-saudaranya. mereka hanya menemuiku lewat mimpi dan itu tak membuatku bisa ingat rupa mereka. hanya wajah-wajah teduh dan senyum halus.
“allahummaghfirlahum walahunna…”
sebenarnya, aku ingin nyekar, meski hanya menjumpai gundukan tanah lama yang sudah dipenuhi ilalang tua, tapi rinduku bisa tertuai indah bersama rintihan tangis saat mengingat mati.

hingga detik ini, rinduku berselubung…menjelma asap halimun…

“kamu akan bahagia…kalau dalam mimpi kamu menangis…”
kata salah seorang kepadaku.
bahagia? seperti apa rupanya…? terlalu susah untuk mengingatnya. bahkan sekarang tak ada lagi seseorang yang biasa mengelus punggung dan pundakku seraya memberi kekuatan dengan ucapan, “Sholatlah….tenangkan dirimu… mintalah kepadaNya. Tuhan tak akan memberi serangkaian cobaan yang melebihi kemampuan hambaNya…”
dia sudah pergi, menuntut ilmu untuk S2-nya ke ibukota. komunikasi hanya lewat pesan singkat saja.

tak banyak waktu yang bisa kuhabiskan untuk merangkai tawa bersama para orang yang kupanggil “orang bejat”.

hingga detik ini, semua peristiwa meracuni otakku. mimpi-mimpi itu semakin menggerogoti pikiran.

nyeri, nyeri yang kurasakan.
ingin merakit harap, tapi nyawaku tersisa sejengkal.
dosa-dosaku semakin meratap…

image-by google

tembakau yang ditanam di sawah

“Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI”, maka saya ingin memajukan sektor pertanian di daerah saya, Madura. Kenapa? Karena Indonesia selain dikenal  dengan sebutan negara maritim juga dikenal sebagai negara agraria. Madura adalah tempat tinggal saya—tepatnya daerah kabupaten Sumenep—yang terkenal dengan penghasil garam dan tembakau di Indonesia. Kenapa saya lebih cenderung ke sektor pertanian tembakau daripada sektor pertanian garam? (lagi-lagi) karena  Madura merupakan salah satu yang terbesar dalam menyuplai hasil tembakau. Hal tersebut membuat saya miris melihat dampak yang dihasilkan oleh tembakau berupa racun nikotin; racun yang sewaktu-waktu membunuh manusia.

image-by google

Tembakau yang dijemur

Diakui atau tidak, mayoritas masyarakat madura bergantung pada hasil panen tembakau dalam memenuhi kebutuhan hidup, baik primer atau sekunder. Bayangkan, dalam satu kali panen bisa mencapai 15 juta rupiah! Jika dalam sebuah keluarga bisa menikmati panen sebanyak 5 kali, maka hasilnya mencapai ± 75 juta! Tak heran, jika sudah memetik panen sebagian orang bisa membeli motor, membangun rumah, bahkan bisa menyetor biaya naik haji (ONH)! Hal tersebut bukan tidak mungkin terjadi, karena 1kg tembakau dengan kualitas tertentu mencapai harga Rp 750 ribu (seperti tembakau Campalok).

Sekilas memang cukup menggiurkan, tapi tanpa disadari dampak yang dihasilkan pun juga tak kalah hebat. Menggiurkan dari segi finansial bagi yang memanen karena memetik keuntungan, tapi sangat memprihatinkan bagi ‘korban’ yang terkena racun nikotin sebagai ‘penikmat rokok’.

“Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI”, maka saya akan berjuang untuk memberi pengertian dan pemahaman terhadap masyarakat setempat agar mengubah cara pandang/pola pikir (mindset) mereka untuk lebih mempertimbangkan kebermanfaatan daripada mengeruk keuntungan dari hasil usaha yang tanpa disadari merugikan kelangsungan hidup banyak orang. Salah satu cara yang bisa saya lakukan adalah dengan memberikan penyuluhan terhadap masyarakat setempat. Tak berhenti sampai disitu, tindakan saya selanjutnya adalah beraksi dengan pola bertani memanfaatkan tanaman baru yang bisa juga diberdayakan di tanah Madura, salah satunya tanaman buah naga. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi contoh kepada masyarakat sekaligus membuktikan kalau saya tak hanya berani berpendapat, tapi juga berani bertindak untuk membuktikan kesungguhan saya.

Memang bukan usaha yang mudah untuk mengubah mindset masyarakat banyak, tapi saya yakin usaha yang dilakukan terus menerus dengan penuh komitmen yang diiringi dengan sabar dan penuh cinta akan membuahkan hasil, karena saya juga yakin bahwa pemikiran masyarakat di daerah saya sudah mulai berkembang, bekembang dalam artian sudah tidak ketinggalan dalam dunia pendidikan. Nah, melalui dunia pendidikan inilah usaha tersebut bisa saya salurkan.

“Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI”, maka saya tak akan malu nyambi jadi petani demi menyadarkan masyarakat Madura agar tak lagi mengandalkan tembakau sebagai hasil panen utama untuk memenuhi kebutuhan hidup primer dan sekunder mereka.

 

*) image/gambar: by goole

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.